cie, yang diprofilin di blognya fanabis :D. btw tolong jelaskan lebih lanjut kalimat terakhirnya ini dong mas pit, "bisnis hanya mengandalkan idealis saja gak akan jadi apa-apa". makasih banyaak :D
Rikues dong ke Karmin supaya Ilman ikutan diwawancara.
Kayaknya di bagian atas interviewnya sudah jelas diceritain deh. Saya dulu modalnya idealis saja. Nggak ada uang dan jaringan dan menutup mata terhadap pasar. Cuma modal tenaga dan skill. Tapi itu nggak cukup. Ujung2nya kita juga harus kenal dengan pasar. Dimana2 bisnis yang berhasil kan yang memang jelas ada pasarnya. Jadi sekedar bisa membuat, tapi kalau barangnya nggak bisa dijual, ya sama juga bohong. Sekedar beridealis bisa membuat sebuah produk dan bangga banget karenanya, tapi produknya nggak bisa dijual juga nggak jadi apa2. Enaknya sih mencoba untuk balance di antara keduanya.


